Usia 20 Tahun, Gadis Ini Jadi Bos dengan 27 Staf Ahli

Hella Ayu Setyanida, biasa disapa Hella, adalah salah satu gadis yang outstanding. Aku mengenalnya baru beberapa hari lalu lewat jejaring sosial Facebook. Hella Ayu Setyanida meng-add-ku terlebih dahulu. Dan seperti biasa, aku lihat profilnya dahulu sebelum  aku konfirmasi. Begitu kulihat profilnya dan wall-nya, cepat-cepat aku konfirmasi. Orang seperti inilah yang aku cari. Di usianya yang masih sangat belia, 20 tahun, gadis ini jadi bos dengan 27 staf ahli.

Hella berasal dari Kaliwungu Kendal, sebuah kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kota Semarang di bagian barat. Berasal dari keluarga yang disiplin dan diajarkan attitude yang bagus oleh kedua orang tuanya, gadis lulusan SMA Negeri 1 Kaliwungu 2012 ini berambisi kuat untuk mendapatkan pendidikan yang setinggi-tingginya. Hella pun mencoba mengikuti SNMPTN (SBMP) atau sejenisnya, pokoknya ujian masuk perguruan tinggi negeri. Namun, Allah ternyata mentakdirkan lain. Kendati cerdas, namun belum lolos di perguruan tinggi negeri.

Tidak lolos di perguruan tinggi negeri, Hella tidak putus asa. Ia pun mendaftarkan diri di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas PGRI Semarang. Banyak orang mencemooh dirinya bahwa kuliah hanya akan menghabiskan dana, percuma saja. 
Hella Ayu Setyanida; Courtesy: Facebook

Akan tetapi, prinsip yang kuat pada diri gadis ini, menjadikan ia tetap melangkah. Akan selalu ada jalan ketika menapakkan kaki. 

Enam bulan lalu, terpanggil oleh kondisi di mana banyak lulusan bahasa Inggris yang menjadi pengangguran, terlebih lagi setelah adanya wacana kurikulum 2013 di mana jam untuk mata pelajaran bahasa Inggris dikurangi, akan semakin berpotensi untuk mengurangi kesempatan lulusan pendidikan bahasa Inggris mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan pekerjannya, Hella mencoba mencari peluang untuk mereka yang mengalami hal demikian. Adanya wacana dari pemerintah yang hendak menutup lowongan CPNS selama 5 tahun ke depan pun menjadi pemicu keterpanggilan Hella untuk mendirikan  Hellas Writer Corporation.

Awalnya, Hella menjalankan bisnis content writing sendirian, namun melihat teman-temannya yang nyaris frustasi dengan wacana-wacana itu, ide pun muncul untuk mengajari teman-temannya menjadi content writer seperti dirinya. Dengan kesabaran dan ketekunan ia ajari teman-temannya sehingga menjadi satu tim  yang super. Hella menyebutnya sebagai super team.

"Mereka kuliah sudah keluar biaya, waktu dan tenan yang begitu luar biasa, masa iya lulus tidak ada kerja? Setidaknya dengan menjadi penulis, semua ilmu yang mereka dapatkan selama kuliah tersalurkan. Selain itu, saya memang tidak memiliki syarat khusus untuk jadi tim di Hellas Writer, saya juah lebih memilih mereka yang berakhlak baik daripada hanya sekedar akademik," tutur Hella saat saya tanya apa alasannya mendirikan Hellas Writer Corporation.

Hella Ayu Setyanida; Courtesy: Facebook
Startup pun berjalan hingga enam bulan sekarang ini, dengan total member sebanyak 27 team member. Yang uniknya lagi, Hella Ayu Setyanida yang masih berstatus mahasiswa semester 5 (menginjak semester 6) ini memimpin rekan-rekan sebayanya, bahkan jauh di atasnya, termasuk lulusan S1 dan bahkan S2.

Ketika saya tanya apa kiat khususnya ia dapat memimpin mereka bahkan jauh lebih tua? Jawabannya sederhana, seperti ditulis dalam status akun Facebooknya,

"Saya minta tim dari mereka yang baik dan berkualitas, saya mohon ke Allah agar Dia ikut menjaga bisnis saya. hanya modal keyakinan dan kemudian menerapkan super teamim. Saya tidak pernah memperlakukan tim sebagai bawahan atau karyawan. Kita adaah sekelompok orang yang punya satu misi dan visi, sukses di usia muda, mengurangi pengangguran dan menjadikan generasi pinter nulis. 'Kakak Bos' dan 'Dedek Bos' adalah sapaan kita kebeberapa tim yang lain grin emoticon. Selain itu menciptakan keterbukaan dan saling ngasih kritik saran membuat kita semakin nyaman."

Dengan layanan prima yang ia berikan kepada para klien, perlakuan terhadap timnya yang menjadikan mereka sebagai mitra, bukan sebagai bawahan, menjadikan Hellas Writer Corporation semakin solid. Hingga kini, minimal 1000 artikel per minggu mereka produksi, baik artikel bahasa Inggris maupun artikel barbahasa Indonesia.

Hella Ayu Setyanida, adalah contoh anak mudah Indonesia yang hebat, yang peduli pada lingkungannya, pada masa depannya, dan fokus pada apa yang sedang dikerjakannnya. Namun, kefokusan itu selalu dilandaskan pada keberserahan sepenuhnya pada Allah SWT.

Tuhan menciptakan apapun di dunia tidak ada kesia-siaan, termasuk menciptakan seorang pribadi, seorang gadis cantik nan cerdas, Hella Ayu Setyanida. Tuhan menciptakannya, memperkenalkannya pada dunia, bahwa misi hidup itu lebih penting, misi hidup yang selalu disandarkan pada Allah SWT, Tuhan Pengatur segalanya.

Semoga, semakin banyak pemuda-pemudi Indonesia yang bisa menjelma menjadi Hella-Hella baru demi masa depan yang lebih baik, namun tetap peduli pada lingkungan.

Sukses selalu Hella.

Sumber: Interview dengan Hella Ayu Setyanida