Kontrak Kerja Pertamaku Sebagai Freelance Translator dari Luar Negeri

Tadi pagi, sekitar subuh, aku buka emailku. Aku melihat ada emal masuk baru. Dan aku sudah tidak asing lagi dengan pengirimnya, yakni project manager Language Master International berkedudukan di Riga, Latvia.

Aku begitu girang manakala emailnya berisikan yang membuatku makin bergariah, aku sudah fixed diterima sebagai penterjemah mereka. 


Kaspar menyapaku dengan bertanya apakah tahun baruku indah. Tentu saja indah. Hari-harikus elalu indah.

Ia kemudian mengatakan bahwa di lampiran ada kontrak kerja yang harus ditandatangani. Aku diminta membaca kontrak kerjanya, jika setuju lalu dicetak, ditandatangani, discan dan dikirim kembali kepadanya.

Aku panjang cukup detail kontraknya. Dan aku setuju. Aku siap mencetaknya dan siap mengirimkannya kembali. 


Penterjemah lepas adalah pekerjaan yang menyenangkan bagiku. Aku tidak harus berdesak-desakan di busway atau commuter line, atau angkot atau bermacet-macet ria. Aku bisa melakukannya di mana pun dan kapan pun aku mau.

Sebentar lagi aku kirimkan kembali ke Kaspar, dan siap melakukan pekerjaan pertamaku.

Penterjemah lepas internasional bayarannya lumayan tinggi, dihitung per kata. Aku tidak meminta mahal, hanya US$0.04 per kata, kalau dengan kurs sekarang sekitar Rp. 500,- (per kata sumber target). Misal "I love you" itu sudah tiga kata, jadi lumayan, menterjemahkan tiga kata dapat US$0.12 atau sekitar Rp. 1200-1500.

I am ready for that Kaspar.