Siapakah Manusia Paling Bodoh Di Dunia?

Siapakah manusia terbodoh di dunia? Itu pertanyaan saya yang sudah sangat lama dan saya dapatkan jawabannya sekitar dua tahun lalu. 

Ketika itu saya sedang berkunjung ke salah satu rumah kawan dari kawan saya. Ia adalah seorang guru SMK di Kecamatan Kawunganten Kabupaten Cilacap. Berbincang ke sana kemari sampai ke dunia pendidikan. Ia mengatakan sebagai seorang guru sebetulnya tidak sulit untuk mengajak siswa belajar. Jangan dipaksa mereka harus belajar. Jangan dipermalukan saat melakukan kesalahan, jangan dibodoh-bodohkan. And it works. 

Dan cara beliau saya praktekkan juga. Sudah dua minggu ini saya mengajar di dua sekolahan yang berbeda yang berbeda, dua buah SMK di kampung, yang sebagian memiliki semangat belajar yang berbeda dengan anak-anak di kota pada umumnya. 

Pertama kali masuk, setelah berkenalan, saya tidak langsung menyampaikan materi (saya pengganti guru bahasa Inggris yang mengundurkan diri), tetapi saya tanyakan pada mereka.

"Apakah kalian sudah pintar?"

Mereka menjawab, "Belum Pak!" 

Lalu saya sambung, "Pada dasarnya tidak ada manusia yang pintar. Semua manusia itu bodoh."

Anak-anak pun terpekur mendengarkan saya berkata demikian.

"Ada tiga jenis kebodohan di muka bumi:

Pertama bodoh statis. Ini adalah ciri bagi orang yang ia bodoh, orang ini tahu dirinya bodoh, dan merasa betul kalau dirinya bodoh, tetapi ia pasrah dengan kebodohannya, bahkan dalam pikirannya, 'nrimo ing pandum' (menerima yang sudah diberikan Tuhan). Jadi tidak ada upaya apapun. Pasrah yang tidak tepat. Kira-kira kalau orang seperti apa hasilnya?"

Anak-anak kompak menjawab, "Bodoh terus Pak!"

"Good. Excellent. Kebodohan yang kedua adalah bodoh dinamis. Orang ini bodoh. Tahu dirinya bodoh, karena tahu dirinya bodoh maka ia pun harus belajar dalam hal yang ia merasa bodoh, sehingga ia pun tidak bodoh lagi."

Anak-anak pun semakin fokus menyimak. 

"Kebodohan yang ketiga adalah bodoh absolut. Ini adalah kebodohan paling ekstrim. Ada yang tahu apa itu bodoh absolut?"

"Bodoh mutlak Pak," ada salah satu siswa yang menjawab.

"Great! Bodoh absolut adalah bahwa orang ini bodoh, tidak tahu dirinya bodoh, justru merasa paling pintar. Makanya kita sering ya dengar orang mengatakan kata-kata yang membodoh-bodohkan orang lain? Atau kadang kita juga dengar seseorang yang tidak secara langsung menganggap orang lain orang lain bodoh semua, sombong dan berbangga seolah dia tahu segalanya. Kira-kira orang tipe seperti ini bisa pinter?"

"Tidak!" jawab siswa serempak. 

"Dalam hal yang ia merasa dirinya paling pinter, mengganggap dirinya yang paling tahu semuanya, dan melihat orang lain bodoh, maka ia tidak akan pernah pintar selamanya. Ciri orang seperti ini, mau diberi tahu model bagaimana pun tidak akan pernah didengarkan. Bodoh absolut. Bodoh selamanya, sampai  ia sadar bahwa ia telah sok pintar."

Terpekur semua siswa. 

"Saya dan kalian itu sama-sama bodoh, hanya kebodohannya berbeda. Tetapi untuk pelajaran kita sekarang ini, kalian sudah pintar belum?"

"Belum Pak!"

"Kesimpulannya kalian masih...?"

"Bodoh Pak."

"Nah bukan saya yang berkata lho ya. Berarti sekarang kalian sudah tahu diri kalian masih bodoh dalam hal ini. Kira-kira, kalian mau kelompok 1, 2, atau 3? Mau bodoh statis, dinamis, atau absolut?"

"Dua Pak!"

"Excellent. Jika demikian, mari kita belajar bersama. Saya senang sekali bahwa kalian semua merasa ada di bodoh dinamis. Artinya kalian merasa diri masih bodoh, tahu diri masih bodoh, dan oleh karenya kit asiap belajar ya?"

"Siap Pak."

"Berarti nanti yang main-main sendiri di kelas ketika sedang belajar berarti bodoh apa?"

"Absolut Pak!"

"Aha... cool. Kalau yang tidur di kelas, atau melamun dan tidak memperhatikan belajarnya, berarti bodoh apa?"

"Statis!"

"Saya senang sekali kalian pinter semua setelah belajar tentang kebodohan. Tetapi untuk materi kita kalian belum tahu kan ya? Ingin tahu? Mau di bodoh berapa?"

"Mau Pak. Mau di bodoh nomor 2, bodoh dinamis"

-----------------

Nah itu pengalaman saya. Dan setiap belajar di kelas, dan ada anak-anak yang main-main sendiri, ngobrol sendiri, santai tidak memperhatikan, saya tanyakan "Mau di bodoh kelompok berapa?"

"Anak tersebut menjawab, kelompok dua Pak."

"Okay jadi siap belajar ya?"

"Siap..."

Dan, anak merasa nyaman. Kita tidak perlu membodoh-bodohkan mereka. Kita tidak perlu memarahi mereka, cukup dengan senjata "kebodohan" dan mereka semangat untuk belajar. 

Dan jawaban atas pertanyaan siapakah manusia paling bodoh di dunia adalah mereka yang ada dalam kelompok bodoh absolut

Untuk temna-teman guru, khususnya yang masih baru. Silahkan dicoba di kelas. Kelas seberandal apapun, tetap ada efeknya. 

Selamat bertugas dan berkomitmen dengan pekerjaannya, wahai para pahlawan tanpa tanda jasa!