Dilabeli sebagai Wanita Terjelek Di Dunia, Lizzie Velasquez Kini Menjadi Motivator

Pernah Anda merasa tidak  cantik? Merasa terjelek di dunia? 

Tenang saja, Anda bukan wanita terjelek di dunia. Sepuluh tahun lalu Elizabeth "Lizzie" Velasques, muncul di sebuah video YouTube hasil interview TV lokal. Ia sama sekali tidak mengira bahwa hal itu akan mengubah dunianya. Video itu adalah sebuah klip singkat berdurasi 8 detik dan diberi judul, "Wanita Terjelek Di Dunia."

"Saat aku menemukan video itu, sudah ada 4 juta penonton dan begitu banyak komen yang menyakitkan. Kala itu aku berpikir bahwa hidupku telah berakhir," ungkapnya. 

Namun ia memutuskan untuk tidak mengasihani diri sendiri atau merasa tidak berguna. Ia melakukan apa yang telah dilakukan banyak wanita di dunia ini selama beberapa dekade, bahkan abad, dia memutuskan untuk memanfaatkan penampilan dirinya untuk keuntungan dirinya. 

"Orang tuaku berkata, 'Kau boleh menangis sekeras-kerasnya, tetapi kau harus dongakkan kepalamu dan move on ke arah yang positif. Dan bagiku, itu adalah bentuk untuk menentukan tujuan, berbicara melawan bully dunia maya kepada media sehingga orang dapat mendengar kisahku," sambung Lizzie.

Kini ia sudah berusia 27 tahun. Sebagai generasi ketiga Amerika Meksiko yang terlahir dengan sindrom yang begitu langka yang tidak punya nama, telah mengubah apa  yang pernah ia anggap sebagai kutukan menjadi anugerah terbesar baginya. Velasquez, yang terlahir prematur, memiliki lemak tubuh 0 persen dan terlihat begitu kurus dan lemah berapapun banyaknya ia makan.

"Dulu aku sangat membenci kondisiku karena itu sangat menyakitkan. Bukan sakit fisik, tapi sakit jiwa. Maksudku, menjadi remaja terasa sangat berat, tetapi menjadi seorang gadis usia 13 tahun dengan sindrom ini, yang buta satu mataku, dengan berat hanya 26 kg, yang diremehkan orang adalah yang paling berat," ungkap Lizzie.

Namun, ketika ia tumbuh makin dewasa, ia mulai mencintai kulitnya.

"Kini aku melihat kondisiku sebagai anugerah. Aku sejujurnya  menganggapnya seperti bangun setiap pagi dan pagi itu adalah Hari Natal dan itu merupakan hal yang dianugerahkan kepadaku dan aku ingin berbagi anugerah ini pada siapapun yang ingin mengetahuinya."

Anugerah itu telah membawa kisahnya dari kampung halamannya di Austin, Texas ke seluruh penjuru dunia. Sebagai pembiacara motivasi dan penulis (buku ketiganya terbit Agustus 2014), Lizzie telah diwawancara oleh banyak orang mulai dari Barbara Walters sampai Katie Curic. Dia juga punya program dokumenter yang disebut "The Lizzie Project"

"Ini bukan hanya akan menjadi film tentang kehidupanku. Aku merasa sepertinya aku telah memberikan platform yang begitu besar yang ingin aku dapatkan manfaatnya. Lizzie Project adalah panggilan untuk semua orang yang ingin bersatu dan membuat dunia online menjadi tempat yang postiif," kata Lizzie. 

"Misiku adalah ingin menunjukkan bahwa ada cahaya di ujung terowongan ketika menghadapi bully dan aku beharap melakukannya melalui film ini."

"Dokumenter ini adalah impian lain yang aku tidak pernah tahu kalau aku miliki," kata Lizzie. "Ini bukan perjalanan mudah, tetapi aku selalu berkata bahwa ada tiga hal yang menjadikan diri hari ini: Keyakinanku, keluargaku, dan teman-temanku. Aku tahu masih banyak yang harus aku kerjakan, tetapi aku hanya ingin merangkul semua orang yang telah berlari di sampingku, yang telah mendukung proyek ini dan membantu menyebarkanya ke seluruh dunia. Ini benar-benar sesuatu yang sangat indah."


Elizabeth Velasuez, meskipun mendapatkan julukan wanita terjelek di dunia, ia dapat menjadikan kondisi dan predikatnya itu sebagai sesuatu yang dianggap anugerah terindah. Bagaimana dengan Anda, yang mungkin hanya karena jerawat kecil terus menggerutu setiap hari, masih saja kurang mensyukuri kondisi yang jauh lebih baik dari Lizzie?

"Selalu ada cahaya di ujung terowongan yang gelap!"